Sel. Mei 21st, 2024

MediaSumut24.com, Medan.•Kepala Sekolah SMP Negeri 31 Medan Denni Hutagalung,S.Pd
berpendapat bahwasanya sekarang ini perlu banyak memberikan bimbingan dan pembelajaran tentang disiplin serta penguatan karakter, khususnya buat peserta didik kita seperti disiplin waktu belajar, melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra, Futsal, Atletik, Theater. Melalui kegiatan ekstrakurikuler diharapkan terbangun jiwa kepemimpinan dan karakter yang baik dalam diri anak. Disamping ekstrakurikuler UPT SMP Negeri 31 Medan juga melaksanakan Budaya Positif seperti Senin Nasionalis, Jumat Religi dan Sabtu Senam dan Kebersihan. Di tahun ini direncanakan pembangunan ruang kelas baru selesai, sehingga pembelajaran hanya satu shift saja,dan nantinya akan ditambah budaya positif seperti Literasi, Kece (Kreatif dan Ceria) berupa penampilan minat dan bakat,dan serapan bersama serta gotong royong menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan.
SMP Negeri 31 Medan baru baru ini mendapat gelar juara peringkat 2 di tingkat se Kota Medan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023.

Hal ini disampaikan Kepsek SMP Negeri 31 Denni Hutagalung,S. Pd yang baru menjabat Kepala Sekolah berkisar 8 bulan di SMP tersebut. Program sekolah dilaksanakan flaam suasana kekeluargaan dengan membangun komunikasi yang baik sesama warga sekolah,sejalan dengan motto kota Medan “KOLABORASI MEDAN BERKAH” dan menjadikan UPT SMP Negeri 31 sebagai rumah kedua yang nyaman dan aman bagi siswa dengan menjauhkan segala kekerasan dalam sekolah serta ramah anak.
Sebagai Sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum Merdeka, Denni Hutagalung mengungkapkan bahwa UPT SMP Negeri 31 Medan melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebanyak 2 Proyek yaitu Pilkasis (Suara Demokrasi) dan Tanaman Obat (Kearifan Lokal) masing-masing sebanyak 90 JP dan dilaksanakan selama kurang lebih 5 bulan setiap Jumat dan Sabtu. Kedua Proyek tersebut telah selesai dilaksanakan dan diakhiri dengan Pelantikan Pengurus OSIS Terpilih dan Gelar Karya makanan dan minuman yang terbuat dari Jahe dan Sere,jelasnya Denni.

P5 Suara Demokrasi melalui Pilkasis atau pemilihan Ketua OSIS diawalai dengan pengenalan organisasi, fungsi dan tugas pengurus, latihan kepemimpinan dalam membuat visi dan misi, pembentukan KPU, penjaringan calon, penyampaian visi dan Misi, Debat Paslon, Pencoblosan, melengkapi kepengurusan serta pelantikan oleh Kepala Sekolah.

Sedangkan P5 kearifan lokal (Tanaman Obat) diawalai dengan tanaman obat, persiapan penanaman Jahe dan Sere, perawatan tanaman, membuat bandrek, membuat minuman Sere, kreasi makanan dari jahe dan Sere dan terakhir gelar karya.

Dalam setiap tahapan Denni Hutagalung mengungkapkan guru melaksanakan asesmen dan siswa dilatih untuk selalu melakukan refleksi terhadap kegiatan yang dilakukan. Dengan P5 diharapkan siswa lebih kreatif dan inovatif.

Sebagai alumni guru penggerak Denni Hutagalung mengajak semua warga sekolah merencanakan dan melaksanakan program yang berdampak kepada siswa, serta mengajak orang tua untuk bekerja sama dalam mendidik siswa agar menjadi manusia yang berkarakter baik yang jauh dari kekerasan di rumah, sekolah dan masyarakat, Juga mengajak stakeholder/komite memberikan perhatian demi tercapainya tujuan pendidikan di SMP N 31 Medan. (Azhari Pulungan)