Sel. Mei 21st, 2024

MediaSumut24.com, Langkat. •Beredar kabar dari warga Kasek SMK Negeri 1 Stabat Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara diduga selewengkan dana BOS, katanya.
Dengan adanya kabar seperti itu tim media segera menelusuri dugaan adanya dalam penggunaan dana BOS tidak tepat sasaran. Dan tim media datang kesekolah SMK Negeri 1 Stabat ingin konfirmasi dengan oknum kasek yang bernama Murti khairani namun hanya berjumpa dengan oknum guru yang bernama ibu kristin.

Ketika ditanyakan apakah ada kasek disekolah dan dijawab kalau kepala sekolah kami lagi rapat dan sedang, ujar oknum guru mengatakan kepada tim media. Beberapa menit kemudian masuklah Kasi SMK keruangan oknum Kasek SMK Negeri 1 Stabat dan kami balik bertanya kepada oknum guru yang bernama Bu Kristin.

itu bapak kasi masuk keruangan kasek Bu! Langsung oknum guru salah tingkah ketika ditanya lagi bahwasanya kasek ada didalam.dan kamipun menunggu oknum kasek diruangan tu.hampir satu jam kami menunggu kasek tak kunjung keluar juga dari ruangannya.dan kami langsung mendatangi ruangan operator.menanyakan berapa jumlah siswa disini pak.jumlah siswa/siswi dismk negeri 1 Stabat sekitar 2096 x 1.600.000 orang bang! berapa uang SPP dikutip dismk negeri 1 Stabat pak! Kelas 10 sampai kelas 12 sama sama 50 ribu sebulan bang!?sudah dibuat plank rincian dana bos pak.masalah plank dana bos langsung aja abang
Tanya sama bendaharanya! Ketika kami tanya salah satu guru diruangan tu ada bendahara Bu! Bendahara bos lagi lagi keluar bg! Kira kira sudah dibuat plank rincian dana bos untuk SMK negeri 1 Stabat Bu.setahu saya blom bang! Tapi coba abg tanyak sama bendahara apa kasek bang,karena mereka yang lebih tahu sudah apa blom dibuat plank rincian dana bos,! Oklah Bu terima kasi atas konfirmasinya.sebelum kami meninggalkan sekolah tersebut kami berjumpa dengan mantan bendahara yang bernama paijo.kira kira sudah dibuat plank rincian dana bos pak.mantan bendahara menjawab itu bukan urusan saya lagi bang,karena saya bukan bendahara lagi.oklah pak paijo.terima kasi atas jawabannya..Stabat 12/02/2024 ketika diminta tanggapan tentang sekolah SMK negeri 1 stabat ketua LP Tipikor Nusantara
propinsi sumatera utara zulhairi didampingi wakil sekretaris lembaga pemantau tindak pidana korupsi Sumatera Utara Agus Ginting angkat bicara tentang sekolah SMK negeri 1 Stabat kabupaten Langkat diduga banyak pengutipan seperti biaya uang SPP, atribut.dan kami dari lembaga tindak pidana korupsi meminta aparat penegak hukum seperti Kejatisu dan KPK usut dana bos dismk negeri 1 Stabat sekitar 3,2 milyar lebih setahun dana bos SMK negeri satu Stabat.diduga diselewengkan oknum kasek. (Tim)