Sel. Mei 28th, 2024

MediaSumut24.com, Langkat. •Beredar kabar dari warga disekolah SMK DP Berandan banyak sekali dugaan pengutipan seperti uang bangunan, uang SPP, dan uang atribut. Ketika kami menyambangi sekolah SMK DP Berandan kecamatan Berandan kabupaten Langkat Provinsi Sumut ingin menemui oknum kasek yang bernama Didi dan kami hanya berjumpa dengan oknum guru, kasek ada Bu? Kasek kami lagi ada acara bang! malah sang oknum guru berkata kurang etis sebab beliau sempat menanyakan ada keperluan apa kenapa sampai sibuk kali mencari kasek kami. Tim media hanya mengatakan hanya mau konfirmasi saja sama kasek.

Ketika ditanyakan berapa jumlah siswa disekolah DP brandan pangkalan Brandan kabupaten Langkat dijawabnya sekira 297 orang. Sementara uang sekolah SPP dikutip persiswa sebesar Rp 200 ribu perbulan. Dimana kata guru itu pak Didi jadi kasek baru dua tahun jadi kasek DP pangkalan brandan bang!pihak sekolah mengutip uang SPP ujar! oknum guru kepada tim media.sudah dibuat plank rincian dana BOS Bu! Setahu saya belum bang! Masalah sudah apa blom dibuat plank rincian dana bos itu urusan bendahara dan kasek bang! saya kurang tahu bang!karena saya disini selaku tu bagian surat menyurat kata oknum guru tu kepada tim media.berarti dana BOS yang dikucurkan pemerintah pusat sekitar480 juta setahun untuk sekolah SMK DP pangkalan brandan blom lagi uang SPP sekitar 200 ribu perbulan x 12 bulan x jumlah siswa 297 orang.stabat 19/02/2024 ketika diminta tanggapan ketua LP Tipikor nusantara propinsi sumatera utara Zulkhairi didampingi wakil sekretaris lembaga pemantau tindak pidana korupsi Sumatera Utara Agus Ginting kepada wartawan meminta aparat penegak hukum khususnya Kejatisu dan poldasu panggil dan periksa kasek SMK DP pangkalan Brandan diduga korupsi dana BOS (tim)