Sel. Mei 21st, 2024

MediaSumut24.com, Medan.| Beberapa rumah warga Jalan Gurila Medan khususnya yang berada di dalam gang seperti Gang Mawar mengalami nasib buruk. Pasalnya sudah lebih tiga bulan ini pasokan air bersih dari PDAM Tirtanadi, tidak mengalir ke rumah-rumah penduduk, alias mati total.

Warga di seputaran Gurila sudah cukup kesal atas pelayanan buruk Perumda Tirtanadi Cabang HM Yamin, mereka berjanji akan ramai-ramai berunjukrasa ke kantor Perumda yang bersebelahan dengan Masjid Juang 45 Medan.

Sudah berulang kali pihak Cabang Perumda Tirtanadi HM Yamin mengutus pekerjanya ke lokasi guna melakukan pengecekan pipa aliran air dan melakukan pembetulan, tetapi airnya tak kunjung mengalir ke rumah penduduk.

Bahkan, para pekerja lapangan itu tidak segan-segan minta uang kepada warga untuk memperbaiki jalur pipa yang berhubungan ke pelanggan sebesar 600 ribu rupiah, karena warga sangat berharap adanya pasokan air terpaksa dengan berat hati memberikannya. Kegunaan uang tersebut menurut pekerja lapangan itu untuk mengganti klep kecil.

Meski sudah dibayar, namun pasokan airnya tidak juga mengalair ke rumah penduduk. Bahkan ada juga pekerja itu berani menawarkan 1,8 juta rupiah untuk buat jalur pipa baru yang ditarik dari pipa besar agar pasokan air ke rumah bisa lancar. Karena merasa kemahalan, alhasil permintaan itu tidak dipenuhi warga.

Sejumlah warga Jalan Gurila Gang Mawar mengaku sudah berulangkali mendatangi kantor Perumda Tirtanadi Cabang HM Yamin hanya diterima keluhan, tetapi hasilnya tidak ada.

Terkadang pihak PDAM mengaku karena ada galian pembetulan parit di seputar Jalan Gurila yang menyebabkan banyak pipa yang terputus. Faktanya sulit diterima sebab ada juga tetangga sebelah rumah airnya jalan, tetapi sebelahnya lagi tidak jalan, ini kan aneh jawabannya, begitu kata seorang warga bernama Fauziah.

Kemarin itu sudah ada yang datang dari pihak PDAM memperbaiki pipa dari Jalan Pimpinan ke Gang Mawar dan juga memperbaiki pipa dari Jalan Gurila ke Gang Mawar, namun hasil nihil, kata Fauziah lagi.

Pantauan wartawan di lapangan, Senin, (18/3) pihak PDAM menyediakan air melalui mobil untuk warga Jalan Gurila, sehingga banyak warga dari beberapa gang yang ada menampung air tersebut dengan menggunakan berbagai wadah.

“Kasian kita lihat warga mengangkat bulan puasa begini dari Jalan Gurila ke gang rumah mereka,” begitu komentar, Rasyid, seorang warga yang menyaksikan kejadian itu.

Para warga yang berada di gang tersebut terpaksa memanfaatkan air Masjid yang berada di dekat rumahnya untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, buang hajat, dan juga keperluan lainnya.
(Rl/Fj)