Sel. Mei 28th, 2024

MediaSumut24.com, Langkat.
Beredar kabar dari warga masyarakat Kasek SMK Muhammadiah Brandan diduga selewengkan dana BOS.
Hal ini diperkuat ketika tim media mendatangi sekolah SMK Muhammadiyah Pangkalan Brandan kabupaten Langkat propinsi sumatera utara. Ketika kami hendak masuk ke sekolah langsung dihadang oleh oknum Securiti SMK Brandan.
“ada apa bang!” Dan jawab Kami mau jumpa sama kasek smk pak Erwin dan dijawabnya “kasek kami rapat ke Kacabdis Stabat bang! Ujar oknum securiti yang arogan dan lantam sekali kepada wartawan.

“Jangan bohong bang! Pasti kasek ada didalam, betul bang kasek kami lagi keluar dengan gugup securiti mengatakan kepada tim media karena sedang ujian bang! bapak tidak bisa diganggu! tapi tadi Abang bilang kasek lagi keluar, kok tiba tiba Abang bilang kasek gak bisa diganggu karena sedang ada ujian..”!?

Begitu satpam masuk kedalam. tim media masuk dan melihat pak kasek smk Brandan alias pak Erwin spdi naik tangga menuju lantai dua dan kami pun menyampari oknum kasek tersebut.pak kasek.tadi kata securiti bapak gak ada.tahu tahunya,pak kasek lari kelantai Dua untuk menghindari oknum wartawan.
“Apa pak kasek yang menyuruh securiti berbohong kepada kami dan pak kasek bilang kalau ada yang mencari saya bilang gak ada. Iya bang! memang saya yang menyuruh oknum securiti berbohong kepada tim abang. Bilang saya keluar atau rapat ke Stabat, ujar! oknum kasek mengatakan kepada tim media.apa begitu seorang pemimpin mengajari anak anaknya berbohong pak kasek.langsung oknum kasek smk Muhammadiah Brandan terdiam seribu bahasa.

Selanjutnya kami mau konfirmasi pak.berapa jumlah siswa SMK disini jumlah siswa siswi kami sekitar 139 orang bang! Berapa bayar uang sekolah pak uang sekolah sebulan kami kutip 125 ribu per orang bang!

Mengenai plank rincian dana BOS kata Kasek belum dipasang. Ia beralasan lupa buat plank rincian dana BOS.

Dan Kasek Erwin Spdi sudah kasek DI SMK Muhammadiyah Brandan selama hampir setahun jadi Kasek.
Sebelum kami meninggalkan sekolah tersebut kami keliling melihat keadaan sekolah, ternyata masih banyak asbes yang pecah dan kaca nako juga pecah ketika diminta tanggapan ketua LP Tipikor Nusantara Sumut Zulkhairi kepada wartawan sangat menyesalkan sekali sikap kasek smk Muhammadiah Brandan berbong kepeda wartawan.dan kami dari lembaga pemantau tindak pidana korupsi nusantara Sumatera Utara minta APH periksa kasek SMK Muhammadiah pangkalan Brandan diduga tidak transparan dalam penggunaan dana BOS. (Tim)