Sen. Jun 17th, 2024

MediaSumut24.com, Medan. •Seorang tamu yang hadir ikut melepas keberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Tanah Karo Tebing Tinggi dan Pematang Siantar pada Jumat 17 Mei 2024 yang masuk dalam Kloter 5 di Asrama Haji Medan adalah DR H Mustapid MA, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Tanah Karo.
Ia mengatakan jumlah jamaah calon haji dari Kabupaten Karo adalah 14 orang. Jamaah laki-laki 4 dan jamaah perempuan 10. “Sebenarnya jatah jamaah calon haji dari Kabupaten Karo adalah 18 orang. Tetapi dua diantaranya tidak sanggup melunasi sisa biaya haji dan yang dua lagi migrasi ke lain daerah,” ujarnya kepada wartawan di Madinatul Hujaj, Asrama Haji Medan.

Harapan kedepan kata Kakan Kemenag yang sudah dua kali jadi Petugas Haji Daerah (PHD) ini, kuota haji Kabupaten Karo untuk musim haji tahun depan mudah mudahan bertambah. Sebab pada tahun-tahun sebelumnya jumlah jamaah calon haji dari daerah ini sempat mencapai 70 orang.
“Daftar tunggu jamaah calon haji di Kabupaten Karo adalah 551 jamaah. Jadi kalau tiap tahun kuotanya 18 jamaah maka butuh waktu 30 tahun baru berangkat yang mendaftar tahun ini. Sebelumnya kuota untuk Kabupaten Karo pernah mencapai 70 jamaah. Harapan kita untuk kuota jamaah haji kalau bisa bertambah, Alhamdulillah. Tapi kalau itu sudah menjadi aturan nasional yah harus kita ikuti dan jalankan,’ ujar Mustapid yang Insya Allah berangkat haji reguler pada 2029 bersama istrinya.
“Mudah-mudahan kata dia lagi, jamaah calon haji dari Karo, sehat-sehat, selamat dan manjadi haji mabrur mabrurah.”
Mengenai pelayanan PPIH Embarkasi Medan pada tahun ini ia menilai ada peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.”Pelayanan PPIH secara umum lebih baik, jamaah dilayani bagus, mulai dari masuk, pemeriksaan kesehatan dan lainnya. Pengunjung kelihatan lebih tertib demikian juga dengan parkir sudah lebih bagus,” ujarnya.
Untuk tahun depan, sama kita harapkan pelayanan, sarana dan prasarana di Arma Haji Medan lebih baik. “Terutama jadwal ketibaan dan keberangkatan jamaah calon haji lebih ditertibkan. Ini penting agar jamaah tenang dan nyaman,” tutupnya. (Fajar)