Sel. Mei 28th, 2024

MediaSumut24.com, Medan.-Setelah pelantikan Kapolrestabes Medan Kombes Teddy JS Marbun menggantikan Kombes Valentino A Tatareda oleh Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi siang tadi, Selasa (19/12/2023). Malamnya, di Hotel Mrecure Medan digelar pisah sambut kedua perwira Polri ini.

Dalam kata perpisahannya, Valentino A Tatareda yang naik jabatan ke Pengembang Teknologi Informasi Kepolisian Utama TK II Div TIK Polri menyampaikan, terima kasihnya kepada masyarakat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang selama menjalankan tugasnya.

“Wilayah kerja Polrestabes Medan yang luas meliputi 17 Kecamatan di Kota Medan dan 7 Kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, bisa dicapai kinerja baik karena dukungan semua pihak baik Pemerintah Daerah dan Kodim-Kodim setempat bersama masyarakat,” ujarnya.

Kombes Teddy JS Marbun dalam sambutannya, selaku putra daerah Kota Medan dianya berharap masyarakat selalu mengkoordinasi kepada dirinya jika ada kekurangan pelayanan di Polrestabes Medan ke depan ini.

“Dengan makin kedepannya media sosial, maka diharapkan jika ada kekurangan kinerja personil dikoordinasikan kepada saya. Kita akan memberikan yang terbaik pada masyarakat,” harap mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut yang telah malang melintang bertugas di beberapa Provinsi di Indonesia ini.

Kejahatan jalanan akan menjadi salah satu prioritas Perwira Polri berpangkat 3 melati ini dalam upaya menjaga kekondusifan dan keamanan masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Kejahatan jalanan semisalnya begal akan menjadi target yang diberantas. Kami telah memetakan itu. Agar masyarakat tak was-was lagi keluar malam. Kalau antisipasi lain, sebaiknya masyarakat tak keluar malam kalau tak ada keperluan mendesak. Tapi kan tidak begitu juga, hingga aksi begal harus diberantas,” tegasnya.

Penangangan kasus Samsul Tarigan juga menjadi bahasan Kombes Teddy JS Marbun dalam acara itu dengan menyampaikan kerjasama Polda Sumut dan Polrestabes Medan mampu mengungkap kasus besar yang dilakukan kelompok Samsul Tarigan itu.

Selain itu, Kombes Teddy JS Marbun juga bertekad bersama jajarannya dan Forkompimda se wiliyah hukum Polrestabes Medan siap mengamankan pemilu 2024 mendatang.

NARKOBA AKTOR DIBALIK KEJAHATAN
Sementara Wakil Walikota Medan Aulia Rahman menyampaikan selamat datang di polemik dan dinamika di Kota Medan ini. Dengan bahasa satire, politisi asal Utara Kota Medan ini orang Medan rajin-rajin karena pukul 03 pagi bisa mengangkat pagar.

“Orang Medan ini rajin-rajin Pak. Dini hari pukul 3 pagi bisa mengangkat pagar,” katanya satire disambut gelak para undangan.

Aulia Rahman menegaskan, akar kejahatan di Kota Medan adalah penyalahgunaan narkoba hingga para pelaku kejahatan tak kenal waktu dan tempat dalam melakukan pelanggaran pidana. “Narkoba aktor masalah kejahatan. Bayangkan di Mesjid saja bisa sepeda motor dicuri. Jadi narkoba ini aktor semua kejahatan,” tegas Wakil Walikota Medan.

Dalam acara pisah sambut itu hadir Dandim Medan dan Deliserdang, Kajari Medan, Kajari Deli Serdang dan Kajari Belawan. Hadir juga jajaran Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang. (Rl/Fajar)